- Hari : Kamis
- Tanggal : 10 September 2015
- Pukul : 07.30 s.d. 12.00 wib
- Tempat : SMP Negeri 5 Nganjuk ( Kampus Utara )
Blog MGMP Matematika SMP Kabupaten Nganjuk, profesional berwawasan global. Berisi informasi kegiatan terkait pembelajaran Matematika dan perkembangan pendidikan di Kabupaten Nganjuk.
Selasa, 08 September 2015
Undangan MGMP
Sabtu, 02 Mei 2015
Kisi - Kisi Ulangan Kenaikan Kelas ( UKK ) Tahun Pelajaran 2014-2015
Sebentar lagi Ulangan Kenaikan Kelas akan tiba, bagi peserta didik kelas 7 dan kelas 8, mempersiapkan diri sejak dini adalah langkah yang tepat untuk memperoleh hasil yang bagus, karena untuk menghadapi ulangan tidak bisa kita belajar pakai sistem kebut semalam, apalagi itu pelajaran matematika yang memerlukan ketekunan, keuletan dan latihan serta prediksi yang akurat, untuk itu ini kami sajikan kisi -kisi soal persiapan menghadapi UKK SMP Kabupaten Nganjuk, semoga bermanfaat bagi peserta didik, bapak/ibu guru pendidik, orang tua murid serta semua pihak yang yang membutuhkan, kisi -kisi ada 4 macam yaitu 1.kisi - kisi kelas 7 bagi sekolah yang melaksanakan kurikulum 2006 , 2.kisi -kisi kelas 7 bagi sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013, 3.kisi -kisi .kelas 8 bagi sekolah yang melaksanakan kurikulum 2006 dan 4. kisi - kisi kelas 8 bagi sekolah yang melaksanakan kurikulum 2013,silakan unduh di bawah
Rabu, 25 Maret 2015
Hasil OSN Tingkat Kabupaten Tahun 2015 Prov. Jatim
Hasil OSN Tingkat Kabupaten Tahun 2015 , Adapun nama-nama yang tercantum dalam Lampiran Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur No. 188.4/513/103.04/2015 tanggal 9 Maret 2015, akan menjadi peserta seleksi OSN Tingkat Provinsi pada Tahun 2015 ini. Untuk Pengumuman Hasil OSK SMP 2015, silakan klik dan download saja pada link berikut ini:Hasil OSN Kabupaten Tahun 2015
KISI -KISI UJIAN SEKOLAH TP 2014-2015
Bapak/ibu Guru, Orang Tua, Peserta didik dan semua yang mempersiapkan diri untuk melaksanakan ujian sekolah, sebagai acuan dan rambu - rambu kami siapkan kisi - kisi ujian sekolah ,yang bisa di unduh di sini Kisi - Kisi Ujian Sekolah Matematika Tahun Pelajaran 2014-2015
Jumat, 21 November 2014
Minggu, 18 Mei 2014
Kamis, 28 November 2013
Rabu, 29 Mei 2013
Jumat, 22 Maret 2013
Prestasi Sains dan Matematika Indonesia Menurun
JAKARTA, KOMPAS.com - Pencapaian prestasi belajar siswa Indonesia di bidang sains dan matematika, menurun. Siswa Indonesia masih dominan dalam level rendah, atau lebih pada kemampuan menghafal dalam pembelajaran sains dan matematika.Demikian hasil Trends in Mathematics and Science Study (TIMSS) yang diikuti siswa kelas VIII Indonesia tahun 2011. Penilaian yang dilakukan International Association for the Evaluation of Educational Achievement Study Center Boston College tersebut, diikuti 600.000 siswa dari 63 negara.
Untuk bidang Matematika, Indonesia berada di urutan ke-38 dengan skor 386 dari 42 negara yang siswanya dites. Skor Indonesia ini turun 11 poin dari penilaian tahun 2007.
Pada TIMSS matematika kelas VIII tersebut, peringkat pertama diraih siswa Korea (613), selanjutnya diikuti Singapura. Nilai rata-rata yang dipatok 500 poin.
Adapun bidang sains, Indonesia berada di urutan ke-40 dengan skor 406 dari 42 negara yang siswanya dites di kelas VIII. Skors tes sains siswa Indonesia ini turun 21 angka dibandingkan TIMSS 2007.
Wono Setyabudhi, dosen matematika dari Institut Teknologi Bandung, yang dihubungi dari Jakarta, Jumat (14/12/2012), mengatakan, pembelajaran matematika di Indonesia memang masih menekankan menghapal rumus-rumus dan menghitung. Bahkan, guru pun otoriter dengan keyakinannya pada rumus-rumus atau pengetahuan matematika yang sudah ada.
"Padahal, belajar matematika itu harus mengembangkan logika, reasoning, dan berargumentasi. Sekarang ditambah malah harus bisa meyakinkan orang lain. Ini tidak pernah dikembangkan dalam pendidikan Matematika di sekolah," kata Wono.
Menurut Wono, kelemahan utama buruknya pembelajaran matematika akibat kualitas guru matematika yang rendah. Karena itu, penguatan kualitas guru matematika perlu diprioritaskan.
"Untuk pembelajaran tematik integratif yang hendak diberlakukan di Kurikulum 201 juga dicermati. Jangan matematika jadi tidak berkembang," kata Wono.
Terkait prestasi sains siswa Indonesia yang masih di level rendah dan intermediate juga perlu perhatian serius. Adanya keinginan pemerintah untuk menggabungkan IPA dalam mata pelajaran lain seperti bahasa Indonesia di jenjang SD, harus dicermati serius. Dari berbagai masukan soal struktur kurikulum di SD, pendidikan sains dirasakan tetap perlu ditonjolkan sebagai mata pelajaran tersendiri.
10 Tahun Lagi, Ahli Matematika Makin Dibutuhkan
JAKARTA, KOMPAS.com — Ilmu eksakta makin tahun makin memegang peranan penting. Bahkan kini muncul model pendidikan STEM, yaitu sains, teknologi, teknik, dan matematika, yang semuanya merupakan cabang dari ilmu eksakta. Model pendidikan ini dipercaya menjadi kunci sukses bagi anak-anak saat ini.Franchise Division Director Eye Level Indonesia, Afan Suryadi, mengatakan bahwa dari riset yang dilakukan oleh National Science Foundation, sekitar 80 persen pekerjaan pada 10 tahun mendatang membutuhkan generasi yang ahli matematika dan ilmu pengetahuan serta melek teknologi.
"Dengan STEM ini tidak hanya sekadar meningkatkan kualitas hidup mereka nantinya, tapi juga meningkatkan daya saing SDM Indonesia di kancah dunia," kata Afan saat diskusi tentang pendidikan STEM di FX Lifestyle Center, Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Terkait dengan perkembangan SDM Indonesia, ia menyebutkan bahwa saat ini pencapaian prestasi belajar siswa Indonesia menurun, khususnya di bidang sains dan matematika. Untuk bidang matematika, Indonesia berada di urutan ke-38 dari 42 negara dengan skor 386. Kemudian untuk bidang sains, Indonesia ada di urutan ke-40 dari 42 negara dengan skor 406.
"Padahal, kemampuan di bidang sains dan matematika ini akan semakin dibutuhkan nantinya. Karena itu, harus mulai diperkuat lagi agar prestasi Indonesia meningkat dan pasti diikuti dengan SDM yang berkualitas juga," jelas Afan.
Ia juga mengungkapkan bahwa dengan proses pendidikan STEM ini, anak-anak akan terdorong untuk mengasah kemampuan nalar dan berpikir kritis dalam memecahkan masalah. Selain itu, pendidikan ini juga membantu anak-anak untuk memahami isu yang lebih kompleks dan mencari solusi kreatif.
"Menguasai ilmu ini berarti mampu membuat keputusan dengan mempertimbangkan basic thinking dan critical thinking," tandasnya.
Minggu, 17 Maret 2013
Sofware wingeom dan graphmatica
Bagi yang menginginkan sofware pembelajaran wingeom dan graphmatica dapat unduh di sini
Selasa, 12 Maret 2013
Undangan Kunjungan ke UM
Undangan/pemberitahuan Peserta MGMP Matematika untuk mengikuti kegiatan Kunjungan ke Universitas Negeri Malang ( UM ) berangkat besok :
- Hari : Kamis
- Tanggal : 14 Maret 2013
- Pukul : 05.00 wib
- Tempat : SMP Negeri 2 Nganjuk
Kamis, 07 Februari 2013
Ujian Nasinal 2013 sudah dekat
Ayo siapkan diri anda untuk menyambut ujian nasional 2013 pada tangal 22 April 2013, raih prestasi dengan kejujuran dan kerja keras, paket soal 20 paket? siapa takuut. Baca dan cermati Prosedur Operasi Standar ( POS ) Ujian Nasional 2013 download
Langganan:
Postingan (Atom)