Sabtu, 16 April 2011

Anggapan UN menakutkan harus dihilangkan

Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan anggapan Ujian Nasional (UN) sebagai hal yang menakutkan harus dihilangkan. Untuk itu Komnas PA menghimbau kepada para orangtua dan guru untuk menjaga siswa agar tetap sehat dan bugar dengan menciptakan suasana menyenangkan."Menyiapakan diri se-enjoy mungkin, pokoknya menghilangkan kekhawatiran berlebihan," ujar Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait kepada wartawan di Kantor Komnas PA, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2011).

Arist mengingatkan, agar seluruh stakeholder UN untuk menciptakan kondisi yang nyaman bagi siswa. Untuk hasil akhir UN jangan dijadikan sebuah beban.

"Keberadaan polisi saya kira tidak perlu dilakukan karena psikis siswa semakin terteror," ujar mantan Sekretaris Jenderal Komnas PA ini.

Arist berharap agar stakeholder dapat mendorong anak didik dengan memberikan dukungan yang membuat siswa didik merasa tidak ada beban. "Jangan sebaliknya menganggap UN sebagai penentu hidup mati siswa," tandasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan pengumuman Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tentang Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 untuk jejang Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diselenggarakan pada 18-21 April 2011. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsnawiyah (MTS) akan digelar 25-28 April 2011 mendatang.

Jadwal tersebut dipastikan setelah Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meneken Permendiknas No.45/2010 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas No.46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan SMA, Selasa (4/1/2011) di Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar