Blog MGMP Matematika SMP Kabupaten Nganjuk, profesional berwawasan global. Berisi informasi kegiatan terkait pembelajaran Matematika dan perkembangan pendidikan di Kabupaten Nganjuk.
Minggu, 12 Juni 2011
Minggu, 15 Mei 2011
Hasil OSN tingkat kabupaten
Pelaksanaan OSN ( Olimpiade Sains Nasional ) SMP tingkat Kabupaten se Indonesia tahun 2011 serentak dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2011. Untuk Kabupaten Nganjuk dilaksanakan di SMP Negeri 3 Nganjuk, untuk rekapitulasi nilai dan hasil osn mata pelajaran matematika dapat di unduh di sini, hasil osn selengkapnya dapat di lihat di sini, soal osn 2011 unduh di sini
Kisi - kisi Ulangan Kenaikan Kelas
Ulangan Kenaikan Kelas tahun pelajaran 2010 / 2011 sudah dekat bagi Bapak / Ibu dan adik - adik pelajar yang menghendaki kisi - kisi UKK untuk persiapan dan menyusun prediksi bisa di unduh di sini
Sabtu, 16 April 2011
Anggapan UN menakutkan harus dihilangkan
Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menyatakan anggapan Ujian Nasional (UN) sebagai hal yang menakutkan harus dihilangkan. Untuk itu Komnas PA menghimbau kepada para orangtua dan guru untuk menjaga siswa agar tetap sehat dan bugar dengan menciptakan suasana menyenangkan."Menyiapakan diri se-enjoy mungkin, pokoknya menghilangkan kekhawatiran berlebihan," ujar Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait kepada wartawan di Kantor Komnas PA, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2011).
Arist mengingatkan, agar seluruh stakeholder UN untuk menciptakan kondisi yang nyaman bagi siswa. Untuk hasil akhir UN jangan dijadikan sebuah beban.
"Keberadaan polisi saya kira tidak perlu dilakukan karena psikis siswa semakin terteror," ujar mantan Sekretaris Jenderal Komnas PA ini.
Arist berharap agar stakeholder dapat mendorong anak didik dengan memberikan dukungan yang membuat siswa didik merasa tidak ada beban. "Jangan sebaliknya menganggap UN sebagai penentu hidup mati siswa," tandasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan pengumuman Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tentang Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 untuk jejang Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diselenggarakan pada 18-21 April 2011. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsnawiyah (MTS) akan digelar 25-28 April 2011 mendatang.
Jadwal tersebut dipastikan setelah Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meneken Permendiknas No.45/2010 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas No.46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan SMA, Selasa (4/1/2011) di Jakarta.
Arist mengingatkan, agar seluruh stakeholder UN untuk menciptakan kondisi yang nyaman bagi siswa. Untuk hasil akhir UN jangan dijadikan sebuah beban.
"Keberadaan polisi saya kira tidak perlu dilakukan karena psikis siswa semakin terteror," ujar mantan Sekretaris Jenderal Komnas PA ini.
Arist berharap agar stakeholder dapat mendorong anak didik dengan memberikan dukungan yang membuat siswa didik merasa tidak ada beban. "Jangan sebaliknya menganggap UN sebagai penentu hidup mati siswa," tandasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan pengumuman Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tentang Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 untuk jejang Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diselenggarakan pada 18-21 April 2011. Sedangkan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsnawiyah (MTS) akan digelar 25-28 April 2011 mendatang.
Jadwal tersebut dipastikan setelah Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh meneken Permendiknas No.45/2010 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas No.46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP dan SMA, Selasa (4/1/2011) di Jakarta.
Manado Tuan Rumah OSN tahun 2011
MANADO—Suksesnya Sulut sebagai tuan rumah sejumlah iven berkelas internasional (WOC, CTI Summit, Sail Bunaken), membuat pihak Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) menetapkan daerah Nyiur Melambai sebagai tuan rumah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011 nanti. Kepala Dinas Diknas Sulut Drs HR Makagansa sendiri telah menerima pataka dari Mendiknas yang diserahkan Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendiknas, Jumat (6/8) kemarin. Penyerahan pataka dilaksanakan sekaligus dalam acara penutupan OSN di Medan. “Salah satu keputusan Kementerian Diknas adalah menetapkan Sulut sebagai tuan rumah OSN ke-10 tahun depan. Rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus. Namun mengenai tanggal pastinya, belum ditetapkan,” kata Makagansa ketika dihubungi melalui ponselnya, semalam.
Makagansa yang masih diliputi perasaan bangga mengatakan, kepercayaan Kemendiknas ini adalah suatu penghargaan. “Jadi merupakan kebanggaan, ketika Pemprov Sulut diberi kepercayaan sebagai tuan rumah OSN tahun depan. Dan ini tentunya tidak lepas dari keberhasilan Sulut menyelenggarakan berbagai iven besar. Dan ini adalah penghargaan atas prestasi Pemprov Sulut di bidang pendidikan lewat komitmen Pak Gubernur yang begitu perhatian terhadap bidang pendidikan,” ujarnya.
Mengenai persiapan, kata putra Nusa Utara ini, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan panitia pusat. “Harus ada koordinasi menyangkut persiapan itu. Dalam pelaksanaan nanti, ada panitia nasional dari kementerian. Jadi Pemprov sifatnya men-support itu. Ada hal-hal mana yang bisa dibantu, Pemprov masuk. Selain panitia pusat, di daerah pun ada panitianya,” terang Makagansa.
Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri sekira 4.000 orang sudah termasuk peserta, pendamping, maupun supporting lainnya. “Saya kira untuk iven seperti itu, Sulut tidak masalah. Karena sudah ada sejumlah gedung dengan ruangan berkapasitas lebih dari 2 ribu orang,” katanya dengan mencontohkan beberapa di antaranya seperti Grand Kawanua, Manado Convention Center, atau Hotel Sutanraja.
Para peserta OSN sendiri berasal dari pelajar SDLB, SD, SMP, dan SMA yang diikutsertakan dalam berbagai cabang seperti cabang-cabang Kimia, Fisika, Matematika, Biologi, dan Kebumian. “Dan untuk tahun ini, ada cabang baru yakni Ekonomi dan IPS. Jadi dari tiap provinsi mengirimkan utusan dari SD, SMP, dan SMA di sejumlah cabang yang diperlombakan,” imbuhnya.
Para peserta OSN ini adalah utusan provinsi, hasil seleksi tingkat kabupaten. “Nantinya akan ada seleksi antar sekolah, yang diikutsertakan antar daerah secara berjenjang sehingga juara provinsi akan diikutkan di tingkat Nasional. Dan yang terbaik di tingkat nasional, akan diutus untuk ikut olimpiade sains internasional,” katanya dengan mencontohkan prestasi Christian George Emor, siswa SMA Lokon St Nikolaus yang meraih medali emas.
Pelaksanaan OSN di Sulut diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar se-Sulut. “Itu sangat positif. Pertama itu mendorong kompetisi antar siswa secara sehat, dan dengan hadirnya para pelajar terbaik, bisa memacu motivasi para pelajar di Sulut untuk meningkatkan kompetensinya,” pungkas Makagansa.(gyp)
SUMBER :http://www.manadopost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=72183
Makagansa yang masih diliputi perasaan bangga mengatakan, kepercayaan Kemendiknas ini adalah suatu penghargaan. “Jadi merupakan kebanggaan, ketika Pemprov Sulut diberi kepercayaan sebagai tuan rumah OSN tahun depan. Dan ini tentunya tidak lepas dari keberhasilan Sulut menyelenggarakan berbagai iven besar. Dan ini adalah penghargaan atas prestasi Pemprov Sulut di bidang pendidikan lewat komitmen Pak Gubernur yang begitu perhatian terhadap bidang pendidikan,” ujarnya.
Mengenai persiapan, kata putra Nusa Utara ini, akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan panitia pusat. “Harus ada koordinasi menyangkut persiapan itu. Dalam pelaksanaan nanti, ada panitia nasional dari kementerian. Jadi Pemprov sifatnya men-support itu. Ada hal-hal mana yang bisa dibantu, Pemprov masuk. Selain panitia pusat, di daerah pun ada panitianya,” terang Makagansa.
Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri sekira 4.000 orang sudah termasuk peserta, pendamping, maupun supporting lainnya. “Saya kira untuk iven seperti itu, Sulut tidak masalah. Karena sudah ada sejumlah gedung dengan ruangan berkapasitas lebih dari 2 ribu orang,” katanya dengan mencontohkan beberapa di antaranya seperti Grand Kawanua, Manado Convention Center, atau Hotel Sutanraja.
Para peserta OSN sendiri berasal dari pelajar SDLB, SD, SMP, dan SMA yang diikutsertakan dalam berbagai cabang seperti cabang-cabang Kimia, Fisika, Matematika, Biologi, dan Kebumian. “Dan untuk tahun ini, ada cabang baru yakni Ekonomi dan IPS. Jadi dari tiap provinsi mengirimkan utusan dari SD, SMP, dan SMA di sejumlah cabang yang diperlombakan,” imbuhnya.
Para peserta OSN ini adalah utusan provinsi, hasil seleksi tingkat kabupaten. “Nantinya akan ada seleksi antar sekolah, yang diikutsertakan antar daerah secara berjenjang sehingga juara provinsi akan diikutkan di tingkat Nasional. Dan yang terbaik di tingkat nasional, akan diutus untuk ikut olimpiade sains internasional,” katanya dengan mencontohkan prestasi Christian George Emor, siswa SMA Lokon St Nikolaus yang meraih medali emas.
Pelaksanaan OSN di Sulut diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar se-Sulut. “Itu sangat positif. Pertama itu mendorong kompetisi antar siswa secara sehat, dan dengan hadirnya para pelajar terbaik, bisa memacu motivasi para pelajar di Sulut untuk meningkatkan kompetensinya,” pungkas Makagansa.(gyp)
SUMBER :http://www.manadopost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=72183
Senin, 10 Januari 2011
Apa Beda kisi - kisi SKL Ujian Nasional th 2010 dan 2011
Pada prinsipnya tidak terlalu banyak berubah, hanya saja:
Pada SKL 2010 :
- Berisi SKL dan Kompetensi yang diuji
- Jumlah Kompetensi yang diuji ada 28 butir
Pada SKL 2011 :
- Berisi SKL dan Indikator.
- Jumlah indikator ada 33 butir.
- Kompetensi/Indikator yang diperbarui :
- Mengurutkan pecahan, jika diberikan beberapa
- Menentukan penyelesaian persamaan linear satu variabel
- Menghitung luas gabungan dua bangun datar
- Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas gabungan
- Menyelesaikan soal keliling gabungan dua bangun datar
- Menghitung besar sudut yang melibatkan sudut dalam
- Menghitung luas juring lingkaran dari unsur yang diketahui.
- Menyelesaikan soal dengan menggunakan konsep kesebangunan
- Menentukan unsur-unsur pada kubus atau balok.
Minggu, 09 Januari 2011
POS Ujian Nasional 2011
Prosedur Operasi Standar ( POS ) Ujian Nasioal yang telah diterbitkan oleh Penyelenggara Ujian Nasional yaitu BSNP,dalam penyelenggaraan Ujian Nasional, BSNP bekerja sama dengan Pemerintah,Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah
Jumat, 07 Januari 2011
Permendiknas no. 46 tahun 2010
Permendiknas no. 46 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan tahun Pelajaran 2010/2011klik di sini
Permendiknas no. 45 tahun 2010
Permendiknas no 45 tahun 2010 Kriteria Kelulusan Peserta Didik pada Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, dan Sekolah Menengah Kejuruan tahun Pelajaran 2010/2011 klik di sini
Matematika dan Guru yang Membosankan
SOLO, KOMPAS.com — Sistem pembelajaran Matematika di sekolah menengah pertama (SMP) sampai saat ini dinilai cenderung text book oriented. Matematika kurang terkait dengan kehidupan sehari-hari dan belum sesuai dengan harapan masyarakat."Pembelajaran sistem ini cenderung abstrak sehingga konsep akademik sulit dipahami dan hasilnya belum sesuai harapan," kata Prof Sutama di Solo, Kamis (6/1/2011), yang akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Administrasi Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Sabtu (8/1/2011).
Ia mengatakan, kesenjangan lain di lapangan, guru dalam mengajar Matematika kerap kurang memerhatikan kemampuan awal siswa. Guru tidak melakukan pengajaran bermakna dengan metode pengajaran yang kurang variatif dan terkesan membosankan.
"Akibatnya, motivasi belajar siswa sulit ditumbuhkan dan pola belajarnya cenderung menghafal," tegasnya.
Sutama menuturkan, kenyataan tersebut juga didukung data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), yang menyatakan hingga tahun 2009 baru sebanyak 347.300 guru yang memenuhi kompentensi sehingga layak disebut sebagai guru yang profesional. Secara keseluruhan, baru sekitar 13,32 persen guru dari jumlah total guru di semua jenjang (2.607.311) yang dinyatakan kompeten atau profesional.
Lebih lanjut ia mengatakan, hasil kajian PMPTK tahun 2009 (data lulusan sertifikasi kuota tahun 2006/2007 dan 2008) menunjukkan peningkatan kinerja guru yang telah lulus sertifikasi, baik melalui penilaian portofolio maupun PLPG belum signifikan. Namun, secara umum peningkatan kompetensi guru yang lulus sertifikasi melalui PLPG sedikit lebih meningkat dibanding kompetensi guru yang lulus sertifikasi melalui penilaian portofolio.
Ia mengatakan, kesenjangan lain di lapangan, guru dalam mengajar Matematika kerap kurang memerhatikan kemampuan awal siswa. Guru tidak melakukan pengajaran bermakna dengan metode pengajaran yang kurang variatif dan terkesan membosankan.
"Akibatnya, motivasi belajar siswa sulit ditumbuhkan dan pola belajarnya cenderung menghafal," tegasnya.
Sutama menuturkan, kenyataan tersebut juga didukung data dari Direktorat Jenderal Pendidikan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PMPTK), yang menyatakan hingga tahun 2009 baru sebanyak 347.300 guru yang memenuhi kompentensi sehingga layak disebut sebagai guru yang profesional. Secara keseluruhan, baru sekitar 13,32 persen guru dari jumlah total guru di semua jenjang (2.607.311) yang dinyatakan kompeten atau profesional.
Lebih lanjut ia mengatakan, hasil kajian PMPTK tahun 2009 (data lulusan sertifikasi kuota tahun 2006/2007 dan 2008) menunjukkan peningkatan kinerja guru yang telah lulus sertifikasi, baik melalui penilaian portofolio maupun PLPG belum signifikan. Namun, secara umum peningkatan kompetensi guru yang lulus sertifikasi melalui PLPG sedikit lebih meningkat dibanding kompetensi guru yang lulus sertifikasi melalui penilaian portofolio.
Selasa, 04 Januari 2011
Jadwal Try Out
JADWAL UJI COBA (TRY OUT)
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
UJI COBA I
Hari/ Tanggal Mata Pelajaran
Rabu, 5 Januari 2011
I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
II 09.30-11.30 Bahasa Inggris
Kamis, 6 Januari 2011
I 07.00-09.00 Matematika
II 09.30-11.30 Ilmu Pengetahuan Alam
UJI COBA II
No Hari/ Tanggal Jam ke- Waktu Mata Pelajaran
1 Senin,7 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
2 Selasa,8 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Inggris
3 Rabu,9 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Matematika
4 Kamis,10 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Ilmu Pengetahuan Alam
UJI COBA III
No Hari/ Tanggal Jam ke- Waktu Mata Pelajaran
1 Senin,14 Maret 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
2 Selasa,15 Maret 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Inggris
3 Rabu,16 Maret 2011 I 07.00-09.00 Matematika
4 Kamis,17 Maret 2011 I 07.00-09.00 Ilmu Pengetahuan Alam
TAHUN PELAJARAN 2010/2011
UJI COBA I
Hari/ Tanggal Mata Pelajaran
Rabu, 5 Januari 2011
I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
II 09.30-11.30 Bahasa Inggris
Kamis, 6 Januari 2011
I 07.00-09.00 Matematika
II 09.30-11.30 Ilmu Pengetahuan Alam
UJI COBA II
No Hari/ Tanggal Jam ke- Waktu Mata Pelajaran
1 Senin,7 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
2 Selasa,8 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Inggris
3 Rabu,9 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Matematika
4 Kamis,10 Pebruari 2011 I 07.00-09.00 Ilmu Pengetahuan Alam
UJI COBA III
No Hari/ Tanggal Jam ke- Waktu Mata Pelajaran
1 Senin,14 Maret 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Indonesia
2 Selasa,15 Maret 2011 I 07.00-09.00 Bahasa Inggris
3 Rabu,16 Maret 2011 I 07.00-09.00 Matematika
4 Kamis,17 Maret 2011 I 07.00-09.00 Ilmu Pengetahuan Alam
Rabu, 15 Desember 2010
Internet dan Pendidikan
Indonesia terdiri dari 17,000 lebih pulau dan kira-kira ada 300 bahasa daerah yang masih digunakan. Krisis Ekonomi & Korupsi (Krisis Kepercayaan) sekarang semakin menunjukkan betapa pentingnya suatu komunikasi baik secara lokal maupun global.Komputer dan Internet sudah diterima sebagai alat yang penting untuk komunikasi dan bisnis di Indonesia, sehingga sekarang menjadi hal yang penting pula untuk pendidikan Indonesia yang sedang mengalami reformasi.
Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan timbulnya harapan baru tersebut berjalan kearah desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor pendidikan.
Dimasa lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di kalangan pendidikan. Desentralisasi pendidikan akan membutuhkan paradigma dan peran baru untuk administrasi pendidikan. Komponen utama dalam peran baru ini yaitu meliputi ; monitoring yang efisien, pengidentifikasian kebutuhan dan menempatkan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain untuk menghadapi kebutuhannya. Pada umumnya masalah-masalah utama pendidikan berdasarkan sistemnya, dan sekarang potensi sumber daya manusia disemua sektor tidak dimanfaatkan secara penuh. Kebanyakkan penelitian dan pengembangan yang dimulai pada masa transisi baru ini seharusnya diarahkan pada pengembangan sitem komunikasi yang memberdayakan beberapa sektor pendidikan untuk membantu pengembangan dan arah masa depan pendidikan di Indonesia.
Sistem komunikasi
Penekanan penting akan memaksimumkan sumber daya manusia disemua sektor, berarti kita akan membutuhkan sisitem komunikasi yang sangat efektif. Apabila kita merespons pada kebutuhan fokus awal seharusnya lebih berdasarkan penerimaan informasi daripada penyebaran informasi. Hal ini hampir memutarbalikan peran jika dibandingkan dengan peran komunikasi administrasi pendidikan yang dulu.
Penelitian mengenai pengembangan sekolah secara jelas menunjukan salah satu cara yang paling efektif bagi sekolah yang ingin berkembang secara mandiri yaitu lewat berbagi (sharing) informasi dan ide-ide. Salah satu dukungan yang terbesar untuk pengembangan pribadi dan profesi kepala sekolah yang memanfaatkan proses pembaharuan yaitu komunikasi yang terbuka dan mendukung melalui forum rutin kepala sekolah. Melalui penyampaian masalah secara kolektif diantara rekan seprofesi sudah menghasilkan solusi yang efektif dan dapat direalisasikan.
Masukan (input) dan kontribusi langsung dari para pemegang peran (stakeholders) yang lain; siswa, orang tua dan anggota masyarakat juga memberikan informasi yang sangat membantu dan meningkatkan dukungan masyarakat bagi pengembangan sekolah. Jika obyektifitas utamanya adalah memaksimalkan pendidikan sumber daya manusia maka hal itu telah meningkatkan hubungan komunikasi kita dengan seluruh sektor lingkungan pendidikan dan para pemegang peran (stakeholders). Lagipula kunci utama untuk meningkatkan komunikasi harus terfokus pada saling berbagi komunikasi terbuka dan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungkan dari segala bidang.
Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi baru ini yaitu harus menyiapkan siswa untuk menghadapi semua tantangan yang berubah sangat cepat dalam masyarakat kita. Kemampuan untuk berbicara bahasa asing dan kemahiran komputer adalah dua kriteria yang biasa diminta masyarakat untuk memasuki lapangan kerja baik di Indonesia maupun diseluruh dunia. Dan hanya sekitar 20-30 % lulusan sekolah menengah yang melanjutkan ke tingkat pendidikan lebih tinggi, maka dengan adanya komputer yang telah merambah disegala bidang kehidupan manusia hal itu membutuhkan tanggung jawab sangat tinggi bagi sistem pendidikan kita untuk mengembangkan kemampuan berbahasa siswa dan kemahiran komputer ( lihat bagian Pendaluan-Komputer )
Oleh karena adanya prioritas yang tinggi untuk membangun fasilitas komputer diseluruh sekolah-sekolah di Indonesia dan adanya jarak yang cukup jauh antara sekolah provinsi di Indoesia, sepertinya Internet pilihan yang cukup baik untuk mengembangkan komunikasi antar sekolah, Kanwil, Kandep, dan DEPDIKNAS yaitu dapat dilakukan lewat Internet. Beberapa sekolah telah mengambil inisiatif untuk membangun fasilitas mereka sendiri. Berdasarkan langkah yang sudah ada ini, dan membiarkan hal itu berkembang sendiri yaitu tetap konsisten akan kebutuhan belajar siswa kita, maka Internet sebagai strategi yang sesuai untuk menjadi medium komunikasi yang sah.
Internet dalam belajar dan mengajar (7 tahun kemudian - Membaca!)
Kekayaan akan informasi yang sekarang tersedia di Internet telah lebih mencapai harapan dan bahkan imajinasi dari para penemu system yang pertama. Internet awalnya diciptakan untuk kebutuhan system pertahanan militer supaya dapat didesentralisasikan sehingga dapat mengurangi resiko kerusakkan total, mungkin saja hal inibisa terjadi apabila sistem sentral komputer utama dimusnahkan.
Internet juga dapat didesentralisasikan dan diberdayakan. Dengan menggunakan internet kita dapat mengakses sumber-sumber informasi tanpa batas dan sedang berkembang secara cepat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara masing-masing atau secara massa yang dapat dilakukan dimana saja diseluruh dunia hanya dalam waktu beberapa detik saja. Kita dapat menyebarkan (publish) informasi yang bisa di akses dari mana saja di seluruh dunia dalam waktu singkat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara langsung (real time) melalui telepon dan unit video processing. Kita bisa melakukan "chat" melalui jaringan gratis "chat" yang sangat luas yaitu mIRC.
Bagi para guru internet menawarkan beberapa kesempatan untuk diraih:
Pengembangan Profesional
(a) Meningkatkan pengetahuan
(b) Berbagi sumber diantara rekan sejawat/ sedepartemen
(c) Bekerjasama dengan guru-guru dari luar negeri
(d) Kesempatan untuk menerbitkan /mengumumkan secra langsung
(e) Mengatur komunikasi secara teratur
(f) Berpatisipasi dalam forum dengan rekan sejawat baik local maupun internasional.
Sumber bahan mengajar :
(a). Mengakses rencana belajar mengajar & metodologi baru
(b). Bahan baku & bahan jadi cocok untuk segala bidang pelajaran
(c). Mengumumkan dan berbagi sumber. Sangat tingginya popularitas / sangat tingginya minat untuk meningkatkan siswa lebih terfokus belajar.
Untuk siswa Internet menawarkan kesempatan untuk;
Belajar sendiri secara cepat :
(a). Meningkatkan pengetahuan
(b). Belajar berinteraktif
(c). Mengembangkan kemampuan di bidang penelitian
Memperkaya diri :
(a). Meningkatkan komunikasi dengan siswa lain
(b). Meningkatkan kepekaan akan permasalahan yang ada diseluruh dunia
Walaupun Internet berpotensi untuk menyampaikan keuntungan-keuntungan tersebut bagi para guru maupun para siswa, pemakaian Internet di kelas hendaknya harus disusun sedemikian rupa dengan belajar mendefisinasikan secara obyektif. Kegiatan siswa juga harus dimonitor dengan baik.
Kenapa?
Seperti mana yang telah dikatakan sebelumnya bahwa Internet itu berisi berbagai macam informasi dan sumber-sumber informasi lain, meskipun didalamnya juga terkandung hal-hal yang tidak berguna dan menghabiskan waktu sehingga mengganggu pelajaran siswa dengan mudahnya. Padahal keikutsertaan dalam kegiatan ini diluar jam belajar siswa, mungkin saja dapat memberi keuntungan bagi pengetahuan mereka atau mengembangkan kemampuan lainnya. Waktu belajar di kelas harus tetap difokuskan pada pelajaran utama. Rencana belajar mengajar yang efektif untuk menggunakn Internet akan memerlukan beberapa kemampuan baru guru untuk dapat lebih mengefektifkan waktu.
Satu dari keuntungan yang sangat potensial dari Internet selain untuk para administrator dan kepentingan sekolah, yaitu mngkin adalah untuk memudahkan pengoleksian lembaran data-data sekolah yangdaat langsung terkirim ketujuannya baik ke perorangan maupun ke masyarakat luas.
Guru, terutama guru bahasa dan guru pelajaran ilmu sosial, dapat mengambil (down-load) berita dan kejadian terkini yang bisa digunakan sebagai bahan mengajar di kelas pada hari yang sama saat itu juga. Semua guru dapat menggunakan Internet baik untuk keperluan pengembangan pribadi maupun secara profesional bekerjasama dalam wilayah regional maupun diseluruh dunia.
Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk dibeli?
Penulis menyarankan sebagai langkah awal membeli satu unit komputer dengan modem didalamnya dan CD ROM drive. Dan komputer ini harus ditempatkan di ruang perpustakaan sekolah sehingga bisa dipergunakan oleh seluruh staf dan para siswa serta harus diawasi pemakaiannya oleh petugas perpustakaan. Petugas perpustakaan ini juga harus dilatih untuk menangani perawatan dan pemeliharaan rutin komputer. Serta mereka juga diberi wewenang khusus untuk mengatur jadwal pemakaian komputer dengan cara sistem memesan tempat.
Biaya : Antara Rp. 3.000.000,- - Rp.5.000.000,- tergantung nilai tukar rupiah.
Apabaila sekolah anda sudah mempunyai laboratorium komputer maka bentuk modem terpisah dapat dibeli dengan harga yang cukup murah untuk mengakses Internet dari laboratorium, tergantung permintaan. Bentuk modem terpisah ini juga dapat disediakan bagi pemakaian di departemen.
Apalagi yang diperlukan?
Pastinya anda membutuhkan Internet Service Provider (ISP). Ini adalah sejenis perusahaan yang menyediakan jasa sambungan/ hubungan ke Internet melalui saluran telepon. Penulis menyarankan sebagai langkah awal, sebaiknya membuka sebuah account siswa sampai mereka tahu berapa menit per bulannya yang mereka perlukan. Cobalah untuk mendaftar USER-NAME ( nama pemakai ) berhubungan dengan nama sekolah anada, contohnya SMK3PALU, karena ini juga dapat digunakan sebagai alamat e-mail anda ( lihat dibawah ). Ada daftar Internet Service Provider dalam petunjuk homepage ini.
Biaya : Antara Rp.50.000,- - Rp.100.000,- per bulan + Biaya pemasangan ringan.
E-mail Account
Biasanya ISP menyediakan paling tidak satu account e-mail dan ini menggunakan "user name" anda, contohnya diambil dari contoh diatas SMK3Palu@Sulawesi.Net. Account ini bisa juga dipakai untuk keperluan resmi sekolah.
E-mail Account Siswa
Penulis menyarankan bahwa siswa-siswa sebaiknya membuka e-mail account pribadi di http://mail.yahoo.com, http://www.hotmail.com, atau salah satu dari sekian banyak e-mail provider gratis yang ada. E-mail account tersebut diatas lebih disukai dari account servis provider karena mereka dapat digunakan secara permanen. Dan ini juga merupakan ide yang baik bagi sekolah-sekolah untuk mempunyai alamat e-mail alternatif, apabila dalam keadaan mendesak mereka mengganti servis provider. Saya akan menyarankan menggunakan Yahoo.com karena mereka memperbolehkan anda untuk POP surat anda, mengirim surat ke alamat lain (forwarding), ataupun membacanya dari situs internet mereka dimana saja ( lebih fleksibel).
Homepage dan Nama Domain
Ada banyak homepage provider yang gratis. Hadir ke Free Hosting.
"Domain Name" (alamat khusus di Internet) tidaklah sangat penting terkecuali bila anda adalah organisasi yang mencari keuntungan atau untuk bisnis. Kecuali bila domain name anda mudah untuk diingat seperti "Pendidikan.Net" maka manfaatnya tidak terlalu penting. Apabila anda membuat homepage di FreeWebsites.Com maka anda mempunyai alamat (atau URL) seperti htpp://www.FreeWebsites.Com/~SMK3Palu. Bila anda mengunjungi homepage link di SLTA.Net atau SLTP.Net maka anda akan menjumpai banyak homepage sekolah yang berlokasi di situs gratis seperti ini. Keuntungan utama dari situs gratis ini adalah tidak dikenakan biaya perawatan dan tidak terkait apapun ISP yang anda pilih .
Telepon dan Pulsa
Seringkali kalau guru atau Kepsek ditanya "sudah punya Internet?" Jawabannya "Belum, pulsa telepon terlalu mahal"
Apakah, kalau sekolah Anda bisa berkomunikasi dengan semua sekolah di Indonesia, dengan Kanwil, Kandep, atau Dikmenum lewat telepon selama lima menit sehari atau kurang masih merasa mahal?. Sebagai contoh, saya download e-mail dari beberapa server (dari banyak website) dan banyak alamat e-mail yang saya punya setiap pagi dan perlu waktu kurang dari lima menit (<5 menit). Bagaimana bisa begitu? Saya menggunakan Post Office Protocol (POP) mail. Semua sekolah bisa pakai POP mail gratis seperti ini yang disediakan di Free POP Mail. Surat-surat diPOP dari hostnya langsung ke e-mail browser kita. Setelah itu sambungan ke Internet langsung dimatikan. Surat-surat tsb dibaca OFF-LINE (tidak sambung ke Internet) dan tidak ada ongkosnya. Surat-surat ini dapat diprint atau dicopy (blok dan copy) ke Word, Wordpad, atau Notepad untuk di bawa ke tempat line (lewat disket). Tetapi bagaimana kalau kita mau kirim surat atau membalas surat? Sama juga: * 1. Membuat surat dulu di Word atau Notepad atau Wordpad. * 2. Buka browser kalau pakai Netscape (klik mail) atau kalau pakai Internet Explorer buka Microsoft Outlook. * 3. Buka "New Msg" di Netscape atau "New" di Microsoft Outlook. * 4. Mengisi alamat e-mail, subject, dan isinya surat. * 5. Kalau lebih dari satu surat mengulang step 3 & 4 sampai semua surat sudah dibuat. * 6. Kalau sudah selesai baru sambung ke Internet. * 7. Klik "Send" (kirim surat) di semua surat masing-masing (langsung saja). * 8. Kalau Anda pakai Microsoft Outlook Anda juga harus klik "Send/Receive" setelahnya. * 9. Tunggu sampai semua surat sudah dikirim (biasanya cepat). * 10. Kalau di Microsoft Outlook Anda secara automatis menerima surat baru juga kalau ada. Kalau Anda pakai Netscape sebaiknya cek kalau ada surat baru Klik "Get Msg". * Matikan sambungan ke Internet. Kalau Anda pakai sistem ini pulsa telepon tidak akan mahal. Jadi, setiap pagi sambung sebentar saja. Selama waktu itu dapat mengirim surat-surat yang sudah disediakan siang hari sebelumnya dan menerima surat yang baru. Bagaimana dengan Searching the Internet? Terus-terang, kalau siswa/i memakai Internet di dalam waktu belajar, gurunya harus sangat berpengalaman untuk menggunakan waktu dengan hemat agar menghasilkan pelajaran yang baik. Mungkin Internet bisa dipakai dengan cara ini setelah guru-guru sudah cukup berpengalaman. Saya pernah memakai Internet untuk mengajar tetapi tujuan pelajaran dan kegiatan siswa/i harus jelas dan dimonitor terus. Untuk guru Internet juga bisa menghabiskan banyak waktu dan uang kalau kita tidak membuat sistem yang baik dari awalnya. Maksud saya, daripada semua guru cari informasi yang sama dan menghabiskan waktu masing-masing, penting sekali bila kita membuat pusat informasi tentang situs yang bagus dan relevan. Kalau sudah ada pusat informasi guru hanya perlu kirim e-mail ke pusat dan minta URL (Universal Resource Locator - alamat homepagenya). Jadi, cuma satu orang yang mencari (lebih hemat) dan informasi ini bisa dipasang di halaman "links informasi" di Website pusatnya supaya kalau guru lain cari informasi bisa cek disitu dulu. Sesuai dengan yang sudah sering dikatakan, sebaiknya semua siswa/i di Indonesia dapat pengalaman memakai komputer dan Internet. Kebanyakan mengenai Internet dan cara membuat homepage misalnya kita dapat mengajar dengan komputer tanpa sambung ke Internet. Kalau kita ingin membuat program keterampilan komputer biayanya bisa dinaikkan sesuai dengan ongkos bila siswa/i menggunakan waktu di Internet (sharing) dalam programnya. Lebih baik siswa dapat kenalan Internet saja di sekolah dan melanjutkan kemampuan sendiri di Warung Internet. Di banyak sekolah yang belum punya fasilitas Internet siswa/inya sudah lama memakai Internet dan pengalamannya juga banyak. Pengalaman mereka bisa digunakan untuk membantu guru atau pustakawan untuk belajar mengenai Internet. Dengan teknologi baru ini sebaiknya kita mengunakan semua kemampuan SDM di sekolah. Kesimpulan: Kalau kita ingin mengajar, kita perlu memperhatikan hal-hal utama yaitu rencana dan strateginya. Sama dengan Internet. Kalau kita ingin membuat sistem komunikasi yang baik dan hemat, dan meningkatkan pendidikan siswa/i dalam ilmu komputer yang sesuai dengan dana sekolah, yang penting rencana (program) yang baik, dan strategi-strategi yang terbaik sesuai dengan keadaan sekolahnya. Dengan prinsip-prinsip yang disebut di dalam "Kiat Mendapatkan Dana" kita bisa secara terus-menerus melakukan peningkatan mutu pendidikan di sekolah kita secara mandiri. (Phillip Rekdale Konsultan Pendidikan & Teknologi: P.Rekdale@EducationLaboratories.Com) CyberDesa Website & E-Mail Gratis eGroup Diskusi TeleCentre Teknologi & Kemiskinan eGroup Warung Internet Kami menyarankan apabila anda belum berpengalaman dan ingin membeli peralatan computer, software atau memasang fasilitas Internet gunakanlah Pendidikan Net FORUM untuk meminta saran dan bantuan dari pihak pendidikan yang berpengalaman. Sebaiknya peralatan dibeli dari suplier lokal supaya mudah mendapat bantuan dan servis. Bandingkanlah harga dan garansinya sebelum memesan dan membeli barang.
Awal dari milenium baru dan reformasi menjanjikan harapan untuk mempercepat perkembangan sektor pendidikan di Indonesia. Kunci utama yang memicu akan timbulnya harapan baru tersebut berjalan kearah desentralisasi, manajemen berbasis sekolah, dan pemberdayaan sekolah serta masyarakat untuk mempengaruhi hasil (outcomes) sekolah, juga kesatuan tujuan-tujuan dari semua sektor pendidikan.
Dimasa lalu telah dibentuk sistem komunikasi yang efisien dan efektif untuk menyebarkan informasi ke berbagai semua sektor di kalangan pendidikan. Desentralisasi pendidikan akan membutuhkan paradigma dan peran baru untuk administrasi pendidikan. Komponen utama dalam peran baru ini yaitu meliputi ; monitoring yang efisien, pengidentifikasian kebutuhan dan menempatkan sumber daya manusia dan sumber daya yang lain untuk menghadapi kebutuhannya. Pada umumnya masalah-masalah utama pendidikan berdasarkan sistemnya, dan sekarang potensi sumber daya manusia disemua sektor tidak dimanfaatkan secara penuh. Kebanyakkan penelitian dan pengembangan yang dimulai pada masa transisi baru ini seharusnya diarahkan pada pengembangan sitem komunikasi yang memberdayakan beberapa sektor pendidikan untuk membantu pengembangan dan arah masa depan pendidikan di Indonesia.
Sistem komunikasi
Penekanan penting akan memaksimumkan sumber daya manusia disemua sektor, berarti kita akan membutuhkan sisitem komunikasi yang sangat efektif. Apabila kita merespons pada kebutuhan fokus awal seharusnya lebih berdasarkan penerimaan informasi daripada penyebaran informasi. Hal ini hampir memutarbalikan peran jika dibandingkan dengan peran komunikasi administrasi pendidikan yang dulu.
Penelitian mengenai pengembangan sekolah secara jelas menunjukan salah satu cara yang paling efektif bagi sekolah yang ingin berkembang secara mandiri yaitu lewat berbagi (sharing) informasi dan ide-ide. Salah satu dukungan yang terbesar untuk pengembangan pribadi dan profesi kepala sekolah yang memanfaatkan proses pembaharuan yaitu komunikasi yang terbuka dan mendukung melalui forum rutin kepala sekolah. Melalui penyampaian masalah secara kolektif diantara rekan seprofesi sudah menghasilkan solusi yang efektif dan dapat direalisasikan.
Masukan (input) dan kontribusi langsung dari para pemegang peran (stakeholders) yang lain; siswa, orang tua dan anggota masyarakat juga memberikan informasi yang sangat membantu dan meningkatkan dukungan masyarakat bagi pengembangan sekolah. Jika obyektifitas utamanya adalah memaksimalkan pendidikan sumber daya manusia maka hal itu telah meningkatkan hubungan komunikasi kita dengan seluruh sektor lingkungan pendidikan dan para pemegang peran (stakeholders). Lagipula kunci utama untuk meningkatkan komunikasi harus terfokus pada saling berbagi komunikasi terbuka dan meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan dukungkan dari segala bidang.
Tanggung jawab sekolah dalam memasuki era globalisasi baru ini yaitu harus menyiapkan siswa untuk menghadapi semua tantangan yang berubah sangat cepat dalam masyarakat kita. Kemampuan untuk berbicara bahasa asing dan kemahiran komputer adalah dua kriteria yang biasa diminta masyarakat untuk memasuki lapangan kerja baik di Indonesia maupun diseluruh dunia. Dan hanya sekitar 20-30 % lulusan sekolah menengah yang melanjutkan ke tingkat pendidikan lebih tinggi, maka dengan adanya komputer yang telah merambah disegala bidang kehidupan manusia hal itu membutuhkan tanggung jawab sangat tinggi bagi sistem pendidikan kita untuk mengembangkan kemampuan berbahasa siswa dan kemahiran komputer ( lihat bagian Pendaluan-Komputer )
Oleh karena adanya prioritas yang tinggi untuk membangun fasilitas komputer diseluruh sekolah-sekolah di Indonesia dan adanya jarak yang cukup jauh antara sekolah provinsi di Indoesia, sepertinya Internet pilihan yang cukup baik untuk mengembangkan komunikasi antar sekolah, Kanwil, Kandep, dan DEPDIKNAS yaitu dapat dilakukan lewat Internet. Beberapa sekolah telah mengambil inisiatif untuk membangun fasilitas mereka sendiri. Berdasarkan langkah yang sudah ada ini, dan membiarkan hal itu berkembang sendiri yaitu tetap konsisten akan kebutuhan belajar siswa kita, maka Internet sebagai strategi yang sesuai untuk menjadi medium komunikasi yang sah.
Internet dalam belajar dan mengajar (7 tahun kemudian - Membaca!)
Kekayaan akan informasi yang sekarang tersedia di Internet telah lebih mencapai harapan dan bahkan imajinasi dari para penemu system yang pertama. Internet awalnya diciptakan untuk kebutuhan system pertahanan militer supaya dapat didesentralisasikan sehingga dapat mengurangi resiko kerusakkan total, mungkin saja hal inibisa terjadi apabila sistem sentral komputer utama dimusnahkan.
Internet juga dapat didesentralisasikan dan diberdayakan. Dengan menggunakan internet kita dapat mengakses sumber-sumber informasi tanpa batas dan sedang berkembang secara cepat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara masing-masing atau secara massa yang dapat dilakukan dimana saja diseluruh dunia hanya dalam waktu beberapa detik saja. Kita dapat menyebarkan (publish) informasi yang bisa di akses dari mana saja di seluruh dunia dalam waktu singkat sekali. Kita dapat berkomunikasi secara langsung (real time) melalui telepon dan unit video processing. Kita bisa melakukan "chat" melalui jaringan gratis "chat" yang sangat luas yaitu mIRC.
Bagi para guru internet menawarkan beberapa kesempatan untuk diraih:
Pengembangan Profesional
(a) Meningkatkan pengetahuan
(b) Berbagi sumber diantara rekan sejawat/ sedepartemen
(c) Bekerjasama dengan guru-guru dari luar negeri
(d) Kesempatan untuk menerbitkan /mengumumkan secra langsung
(e) Mengatur komunikasi secara teratur
(f) Berpatisipasi dalam forum dengan rekan sejawat baik local maupun internasional.
Sumber bahan mengajar :
(a). Mengakses rencana belajar mengajar & metodologi baru
(b). Bahan baku & bahan jadi cocok untuk segala bidang pelajaran
(c). Mengumumkan dan berbagi sumber. Sangat tingginya popularitas / sangat tingginya minat untuk meningkatkan siswa lebih terfokus belajar.
Untuk siswa Internet menawarkan kesempatan untuk;
Belajar sendiri secara cepat :
(a). Meningkatkan pengetahuan
(b). Belajar berinteraktif
(c). Mengembangkan kemampuan di bidang penelitian
Memperkaya diri :
(a). Meningkatkan komunikasi dengan siswa lain
(b). Meningkatkan kepekaan akan permasalahan yang ada diseluruh dunia
Walaupun Internet berpotensi untuk menyampaikan keuntungan-keuntungan tersebut bagi para guru maupun para siswa, pemakaian Internet di kelas hendaknya harus disusun sedemikian rupa dengan belajar mendefisinasikan secara obyektif. Kegiatan siswa juga harus dimonitor dengan baik.
Kenapa?
Seperti mana yang telah dikatakan sebelumnya bahwa Internet itu berisi berbagai macam informasi dan sumber-sumber informasi lain, meskipun didalamnya juga terkandung hal-hal yang tidak berguna dan menghabiskan waktu sehingga mengganggu pelajaran siswa dengan mudahnya. Padahal keikutsertaan dalam kegiatan ini diluar jam belajar siswa, mungkin saja dapat memberi keuntungan bagi pengetahuan mereka atau mengembangkan kemampuan lainnya. Waktu belajar di kelas harus tetap difokuskan pada pelajaran utama. Rencana belajar mengajar yang efektif untuk menggunakn Internet akan memerlukan beberapa kemampuan baru guru untuk dapat lebih mengefektifkan waktu.
Satu dari keuntungan yang sangat potensial dari Internet selain untuk para administrator dan kepentingan sekolah, yaitu mngkin adalah untuk memudahkan pengoleksian lembaran data-data sekolah yangdaat langsung terkirim ketujuannya baik ke perorangan maupun ke masyarakat luas.
Guru, terutama guru bahasa dan guru pelajaran ilmu sosial, dapat mengambil (down-load) berita dan kejadian terkini yang bisa digunakan sebagai bahan mengajar di kelas pada hari yang sama saat itu juga. Semua guru dapat menggunakan Internet baik untuk keperluan pengembangan pribadi maupun secara profesional bekerjasama dalam wilayah regional maupun diseluruh dunia.
Perlengkapan apa saja yang diperlukan untuk dibeli?
Penulis menyarankan sebagai langkah awal membeli satu unit komputer dengan modem didalamnya dan CD ROM drive. Dan komputer ini harus ditempatkan di ruang perpustakaan sekolah sehingga bisa dipergunakan oleh seluruh staf dan para siswa serta harus diawasi pemakaiannya oleh petugas perpustakaan. Petugas perpustakaan ini juga harus dilatih untuk menangani perawatan dan pemeliharaan rutin komputer. Serta mereka juga diberi wewenang khusus untuk mengatur jadwal pemakaian komputer dengan cara sistem memesan tempat.
Biaya : Antara Rp. 3.000.000,- - Rp.5.000.000,- tergantung nilai tukar rupiah.
Apabaila sekolah anda sudah mempunyai laboratorium komputer maka bentuk modem terpisah dapat dibeli dengan harga yang cukup murah untuk mengakses Internet dari laboratorium, tergantung permintaan. Bentuk modem terpisah ini juga dapat disediakan bagi pemakaian di departemen.
Apalagi yang diperlukan?
Pastinya anda membutuhkan Internet Service Provider (ISP). Ini adalah sejenis perusahaan yang menyediakan jasa sambungan/ hubungan ke Internet melalui saluran telepon. Penulis menyarankan sebagai langkah awal, sebaiknya membuka sebuah account siswa sampai mereka tahu berapa menit per bulannya yang mereka perlukan. Cobalah untuk mendaftar USER-NAME ( nama pemakai ) berhubungan dengan nama sekolah anada, contohnya SMK3PALU, karena ini juga dapat digunakan sebagai alamat e-mail anda ( lihat dibawah ). Ada daftar Internet Service Provider dalam petunjuk homepage ini.
Biaya : Antara Rp.50.000,- - Rp.100.000,- per bulan + Biaya pemasangan ringan.
E-mail Account
Biasanya ISP menyediakan paling tidak satu account e-mail dan ini menggunakan "user name" anda, contohnya diambil dari contoh diatas SMK3Palu@Sulawesi.Net. Account ini bisa juga dipakai untuk keperluan resmi sekolah.
E-mail Account Siswa
Penulis menyarankan bahwa siswa-siswa sebaiknya membuka e-mail account pribadi di http://mail.yahoo.com, http://www.hotmail.com, atau salah satu dari sekian banyak e-mail provider gratis yang ada. E-mail account tersebut diatas lebih disukai dari account servis provider karena mereka dapat digunakan secara permanen. Dan ini juga merupakan ide yang baik bagi sekolah-sekolah untuk mempunyai alamat e-mail alternatif, apabila dalam keadaan mendesak mereka mengganti servis provider. Saya akan menyarankan menggunakan Yahoo.com karena mereka memperbolehkan anda untuk POP surat anda, mengirim surat ke alamat lain (forwarding), ataupun membacanya dari situs internet mereka dimana saja ( lebih fleksibel).
Homepage dan Nama Domain
Ada banyak homepage provider yang gratis. Hadir ke Free Hosting.
"Domain Name" (alamat khusus di Internet) tidaklah sangat penting terkecuali bila anda adalah organisasi yang mencari keuntungan atau untuk bisnis. Kecuali bila domain name anda mudah untuk diingat seperti "Pendidikan.Net" maka manfaatnya tidak terlalu penting. Apabila anda membuat homepage di FreeWebsites.Com maka anda mempunyai alamat (atau URL) seperti htpp://www.FreeWebsites.Com/~SMK3Palu. Bila anda mengunjungi homepage link di SLTA.Net atau SLTP.Net maka anda akan menjumpai banyak homepage sekolah yang berlokasi di situs gratis seperti ini. Keuntungan utama dari situs gratis ini adalah tidak dikenakan biaya perawatan dan tidak terkait apapun ISP yang anda pilih .
Telepon dan Pulsa
Seringkali kalau guru atau Kepsek ditanya "sudah punya Internet?" Jawabannya "Belum, pulsa telepon terlalu mahal"
Apakah, kalau sekolah Anda bisa berkomunikasi dengan semua sekolah di Indonesia, dengan Kanwil, Kandep, atau Dikmenum lewat telepon selama lima menit sehari atau kurang masih merasa mahal?. Sebagai contoh, saya download e-mail dari beberapa server (dari banyak website) dan banyak alamat e-mail yang saya punya setiap pagi dan perlu waktu kurang dari lima menit (<5 menit). Bagaimana bisa begitu? Saya menggunakan Post Office Protocol (POP) mail. Semua sekolah bisa pakai POP mail gratis seperti ini yang disediakan di Free POP Mail. Surat-surat diPOP dari hostnya langsung ke e-mail browser kita. Setelah itu sambungan ke Internet langsung dimatikan. Surat-surat tsb dibaca OFF-LINE (tidak sambung ke Internet) dan tidak ada ongkosnya. Surat-surat ini dapat diprint atau dicopy (blok dan copy) ke Word, Wordpad, atau Notepad untuk di bawa ke tempat line (lewat disket). Tetapi bagaimana kalau kita mau kirim surat atau membalas surat? Sama juga: * 1. Membuat surat dulu di Word atau Notepad atau Wordpad. * 2. Buka browser kalau pakai Netscape (klik mail) atau kalau pakai Internet Explorer buka Microsoft Outlook. * 3. Buka "New Msg" di Netscape atau "New" di Microsoft Outlook. * 4. Mengisi alamat e-mail, subject, dan isinya surat. * 5. Kalau lebih dari satu surat mengulang step 3 & 4 sampai semua surat sudah dibuat. * 6. Kalau sudah selesai baru sambung ke Internet. * 7. Klik "Send" (kirim surat) di semua surat masing-masing (langsung saja). * 8. Kalau Anda pakai Microsoft Outlook Anda juga harus klik "Send/Receive" setelahnya. * 9. Tunggu sampai semua surat sudah dikirim (biasanya cepat). * 10. Kalau di Microsoft Outlook Anda secara automatis menerima surat baru juga kalau ada. Kalau Anda pakai Netscape sebaiknya cek kalau ada surat baru Klik "Get Msg". * Matikan sambungan ke Internet. Kalau Anda pakai sistem ini pulsa telepon tidak akan mahal. Jadi, setiap pagi sambung sebentar saja. Selama waktu itu dapat mengirim surat-surat yang sudah disediakan siang hari sebelumnya dan menerima surat yang baru. Bagaimana dengan Searching the Internet? Terus-terang, kalau siswa/i memakai Internet di dalam waktu belajar, gurunya harus sangat berpengalaman untuk menggunakan waktu dengan hemat agar menghasilkan pelajaran yang baik. Mungkin Internet bisa dipakai dengan cara ini setelah guru-guru sudah cukup berpengalaman. Saya pernah memakai Internet untuk mengajar tetapi tujuan pelajaran dan kegiatan siswa/i harus jelas dan dimonitor terus. Untuk guru Internet juga bisa menghabiskan banyak waktu dan uang kalau kita tidak membuat sistem yang baik dari awalnya. Maksud saya, daripada semua guru cari informasi yang sama dan menghabiskan waktu masing-masing, penting sekali bila kita membuat pusat informasi tentang situs yang bagus dan relevan. Kalau sudah ada pusat informasi guru hanya perlu kirim e-mail ke pusat dan minta URL (Universal Resource Locator - alamat homepagenya). Jadi, cuma satu orang yang mencari (lebih hemat) dan informasi ini bisa dipasang di halaman "links informasi" di Website pusatnya supaya kalau guru lain cari informasi bisa cek disitu dulu. Sesuai dengan yang sudah sering dikatakan, sebaiknya semua siswa/i di Indonesia dapat pengalaman memakai komputer dan Internet. Kebanyakan mengenai Internet dan cara membuat homepage misalnya kita dapat mengajar dengan komputer tanpa sambung ke Internet. Kalau kita ingin membuat program keterampilan komputer biayanya bisa dinaikkan sesuai dengan ongkos bila siswa/i menggunakan waktu di Internet (sharing) dalam programnya. Lebih baik siswa dapat kenalan Internet saja di sekolah dan melanjutkan kemampuan sendiri di Warung Internet. Di banyak sekolah yang belum punya fasilitas Internet siswa/inya sudah lama memakai Internet dan pengalamannya juga banyak. Pengalaman mereka bisa digunakan untuk membantu guru atau pustakawan untuk belajar mengenai Internet. Dengan teknologi baru ini sebaiknya kita mengunakan semua kemampuan SDM di sekolah. Kesimpulan: Kalau kita ingin mengajar, kita perlu memperhatikan hal-hal utama yaitu rencana dan strateginya. Sama dengan Internet. Kalau kita ingin membuat sistem komunikasi yang baik dan hemat, dan meningkatkan pendidikan siswa/i dalam ilmu komputer yang sesuai dengan dana sekolah, yang penting rencana (program) yang baik, dan strategi-strategi yang terbaik sesuai dengan keadaan sekolahnya. Dengan prinsip-prinsip yang disebut di dalam "Kiat Mendapatkan Dana" kita bisa secara terus-menerus melakukan peningkatan mutu pendidikan di sekolah kita secara mandiri. (Phillip Rekdale Konsultan Pendidikan & Teknologi: P.Rekdale@EducationLaboratories.Com) CyberDesa Website & E-Mail Gratis eGroup Diskusi TeleCentre Teknologi & Kemiskinan eGroup Warung Internet Kami menyarankan apabila anda belum berpengalaman dan ingin membeli peralatan computer, software atau memasang fasilitas Internet gunakanlah Pendidikan Net FORUM untuk meminta saran dan bantuan dari pihak pendidikan yang berpengalaman. Sebaiknya peralatan dibeli dari suplier lokal supaya mudah mendapat bantuan dan servis. Bandingkanlah harga dan garansinya sebelum memesan dan membeli barang.
Langganan:
Postingan (Atom)